Blog ini...

sering gonta-ganti templete dan berisi cerita penting nggak penting saat terkena atau tidak terkena badai hormonal

Kamis, 07 Januari 2010

Back to Campus





Gedung Rektorat IPB

Kuliah lagi ? Bukan, bukan. Selasa kemarin kebetulan ada sesuatu yang harus diurus di kampus. Jadi saya kembali ke kampus. Nah sekarang, jadi kepikiran mau cerita tentang kampus saya yang berlokasi di pelosok Bogor sana. Hitung-hitung ikut serta mempromosikan kampus tercinta. Tapi ini promosi ala saya loh, dari sudut pandang mahasiswa. Kalau ingin tahu lebih detil tentang kampus ini bisa langsung ditelusuri di situs ini. 


Fakultas Pertanian yang Gedungnya Segitiga
Awas tersesat di sini, saya sering banget

Dimulai dengan sebuah nama dulu. Kampus saya itu bernama Institut Pertanian Bogor, atau IPB. Sering juga diplesetin kepanjangannya jadi Institut Perbankan Bogor (karena banyak alumni jadi pegawai bank) atau Institut Publishing Bogor (karena banyak juga yang jadi jurnalis). Katanya nih ya, IPB dulu adalah bagian dari UI, fakultas pertaniannya. See, sekarang di UI kan nggak ada ya fakultas pertanian. Seiring perkembangannya, maka IPB berdiri sendiri menjadi sebuah universitas.
Ditilik dari sejarahnya, perkembangan IPB dimulai dari tahapan embrional (1941-1963), tahap pelahiran dan pertumbuhan (1963-1975), tahap pendewasaan (1975-2000), tahap implementasi otonomi IPB (2000-2005) dan menuju tahap IPB berbasis Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang dimulai pada tahun 2006. Pada tahun 2007 secara embrional IPB diharapkan siap manjadi universitas riset.


Pangkalan ojek, 
kendaraan berjasa saat terancam telat masuk kelas

Penyebutan angkatan di IPB berbeda dengan universitas lain. Saya misalnya, termasuk angkatan 37. Dosen saya angkatan 18. Loh itu cara menghitungnya bagaimana ? Begini, saya masuk pada tahun 2000 sementara tahun pertama IPB dihitung mulai tahun 1963. Jadi 2000 dikurang 1963 sama dengan 37. Jadi saya angkatan ke-37 sejak kelahiran IPB.
Lokasi kampus IPB tersebar di beberapa tempat. Ini, saya contek dari situsnya langsung. Hehe…
1.    Kampus IPB Darmaga (267Ha) sebagai kantor rektorat dan pusat kegiatan belajar-mengajar S1, S2 dan S3. Selain itu, disediakan fasilitas sosial dan fasilitas umum.
2.    Kampus IPB Baranangsiang Bogor (11,5 Ha), sebagai pusat kegiatan penelitian dan pemberdayaan masyarakat serta pendidikan pascasarjana eksekutif. Pada saat ini dikampus ini sedang dibangun IPB International Convention Center,
3.    Kampus IPB Gunung Gede Bogor (14.5 Ha) sebagai pusat kegiatan pendidikan manajemen dan bisnis yang akan dilengkapi dengan techno-park,
4.    Kampus IPB Cilibende Bogor (3.2 Ha) sebagai pusat kegiatan pendidikan vokasional diploma dan
5.    Kampus IPB Taman Kencana Bogor (3.4 Ha), direncanakan untuk pendirian rumah sakit internasional.
Nah, penasaran juga kan fakultasnya apa aja. Jangan dikira cuma ada pertanian doang loh. Pertanian itu kata Bengawan IPB, almarhum Andi Hakim Nasution terdiri dari berbagai sektor mulai dari hulu sampai hilir, yaitu pertanian di lahan basah, pertanian lahan kering, kehutanan, perikanan, dan peternakan. Nah IPB bukan hanya tempat belajar mengenai budidaya saja, tetapi juga mencakup pemeliharaan, pengolahan produk, pengemasan, teknologi pengolahannya, pemasaran hingga sampai belajar politik dan kebijakan yang mendukung. Makanya nggak heran kalau jurusannya bisa banyak banget dan beragam. Fakultasnya terdiri dari Fak. Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Peternakan, Kehutanan, Teknologi Pertanian, MIPA, Ekonomi dan Manajemen, Ekologi Manusia, serta Pasca Sarjana. Masing-masing fakultas terdiri dari berbagai departemen atau jurusan.


Salah satu sudut kampus

Saya sendiri pada tahun 2000 masuk Fakultas Kehutanan, yang kampusnya paling tua di Darmaga. Jujur ya, kampus kehutanan itu paling jelek bangunannya karena memang bangunan tua. Hem…but I love it. Tapi…kampus kehutanan itu sejuk, banyak pohonnya. Ada arboretum atau hutan mini tempat kita praktikum becandaan sama berbagai jenis pohon di sana.


Gapura Fahutan yang ala kadarnya
kasian....

Senengnya masuk kehutanan itu bakalan sering jalan-jalan ke alam. Bagi saya yang seneng adventuring, ini sangat menyenangkan. Karena sering jalan-jalan ke hutan, makanya anak kehutanan itu ospeknya paling berat. Nggak cuma fisik tapi juga mental. Tapi gara-gara itu kita dibilang fakultas paling kompak, corsa rimbawannya terbentuk bagus. Jaman saya dulu sih, mayoritas mahasiswa kehutanan adalah cowok. Hanya cewek-cewek tersesat yang mau masuk kehutanan. hehe….


DAR Plaza, salah satu sudut Fahutan yang sejuk
kalau kuliah di sini di jamin langsung ngantuk

Tahun 2005 saya lulus, meninggalkan kampus lalu kemana-mana mencari sesuap nasi. Tahun 2007 balik lagi ke kampus, karena inget belum bayar utang di aak penjual mie ayam. Hehe…..bohong. Tahun 2007 back to campus untuk ngambil kuliah lanjutan sekalian menuntaskan kepenasaranan akan satu hal. Belajar ilmu lingkungan. Alhamdulillah Juli tahun 2009 kemarin bisa dilepas kembali ke alam bebas, kembali ke habitat. Hehe…
Nah, Selasa kemarin itu jalan-jalan menyenangkan. Makan di kantin kampus yang murah dan enak. Menengok mbak-mbak dan mas-mas yang bertugas di administrasi kampus. Bercanda seperti biasa dan ngasih saya resep supaya cepet hamil. Loh. Setelah itu, ketemu sama adik-adik kelas yang saya rindukan, ketemu sama teman lama yang masih seneng disibukkan dengan paper-paper dan tugas presentasi. Sebelum pulang saya sempet disapa sahabat lama, siapa tuh ? Hujan kota Bogor.


Masjid Al-Huriyah IPB




Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

23 komentar: on "Back to Campus"

Elsa mengatakan...

wah saya baru pertama kali ini tau IPB kayak apa. hehehe
terima kasih sudah bagi bagi fotonya IPB

Elsa mengatakan...

wuuuuuuuuuuuuuuuuuah PERTAMAX rupanya.

ayooo...
solar,avtur,premium...

Sari mengatakan...

Promosi lewat blog nih yeee ... :P
Kampusnya bagus :)

ninneta mengatakan...

aku suka banget ke kampus ini, dulu suka nemenin adenya mantan pacar,,, hihihihihi.... adem ya mba kampusnya....

Lina mengatakan...

Elsa :
mau diajaka ke sana nggak ? jalan-jalan. tapi sedia payung yak. hehe..
monggo langsung dibungkus pertamaxnya, tapi jangan bawa solarnya juga ya..

:)

Sari ;
memanfaatkan media gratis, siapa tahu ada yang mau menyekolahkan keponakannya di sini
:)

ninneta :
adem, dan bikin ngantuk. hehe...
wah, ceritanya jadi nostalgia dung nih. btw, jangan-jangan adiknya mantannya mbak nin, temen saya tu...

Apatheia_s mengatakan...

Dan hari ini aq menyambanginya lagi..
Hampir pingsan paz akhrnya ketemu yang kemaren ga ketemu. Subhanalah so Mature.. Hmmpf..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah, dah lama bgt saya gak ke kampus. kampusnya adem kyaknya ya.

Sudino Dinoe mengatakan...

Kampusnya bagus, tempatnya pun indah....

Lina mengatakan...

huah...kamu ke sana lagi ? tau gitu nitip untuk bapak cakep itu.
kepikiran, coba kalo pingsan beneran, sapa yang gotong ?

Lina mengatakan...

Sang Cerpenis bercerita :
adem mbak, maklum di pelosok, bukan di kota. hehe..

Sudino Dinoe :
bagus, bener. tapi ati-ati tersesat di sana...gedungnya setiga menyesatkan.

Henny Y.Wijaya mengatakan...

selama ini henny belum pernah liat kampus IPB seperti apa. thanks udah sharing mbak!

Etha mengatakan...

waaahh...kampusnya keren juga yaaa ^^

anyin mengatakan...

Huahahaha resep biar cepet hamil ya? Hehe. Mbak lina beneran prom0si abis nih sama kampusnya.

Dhe mengatakan...

baru pertama x liat IPB .. ya disini ini.. :D
asyik ya bisa kuliah apalagi di IPB. :D

Munir Ardi mengatakan...

baru lihat IPB mbak makasih yah udah posting fotonya selama ini sih cuma dengar namanya aja

Pohonku Sepi Sendiri mengatakan...

oOO.. baru tau sekarang yg namanya IPB..
eh itu gedung rektorat bentuknya kaya piramid ya, pantes aja jadi tempat langganan lina buat tersesat.. hihihi..
dah lama sebenernya pengen backpackeran ke sekitar bogor, en selamat buat lina yg tlh dgn sukses berhasil membuatku tambah ngiler kesana.. hehe..
thanks buat infonya.. :)

desieria mengatakan...

Taun baruan kemaren aku jug ake bogor.
Dan ke IPB. Soalnya aa nginep di wisma IPB.
Kenapa kita ga janjian?
hehe....

Tisti Rabbani mengatakan...

inget IPB, jd inget masa lalu..hahahaha..
bukan, bukan krn aku kuliah disana... ehem!..karena seseorang, duluuu.....(hayah!)..
trus biasanya dr IPB, kita jajan toge goreng yg uenak bngt...hahahaha...(romansa jadul nih...curhat colongan!)....
hehehehe.....

Lina mengatakan...

Henny Y.Wijaya :
nah, ini sebagian penampakan IPB, henn. hehe...

Etha :
kerenkah ? selain fahutan tapi...

anyin :
hu uh, katanya pake tepung, mentega, telor
bebek, halah...

Dhe :
and here it is...,

Munir Ardi :
sama-sama, Pak. Nanti nona kecilnya disekolahin di sini saja....hehe

Pohonku Sepi Sendiri :
ayo Pohon, ke sana. ntar aku bantuin cari penginapan deh, diusahain yang bisa gratisan. sayang aku dah gak di bogor, tapi masih ada beberapa temen yang di sana kok...

desieria :
wah...di wisma ipb ya. wadaw...tau gitu janjian ya des...

Tisti Rabbani :
waaaaaa....ternyata mbak tisti punya seseorang yang di ipb. hayo...sapa tu. senior saya pastinya ya. toge goreng khas bogor, hem...yummy

obat jantung herbal mengatakan...

ikut menyimak gan

silviani mengatakan...

nice info gan

Posting Komentar

Ingin berbagi opini, atau saran, atau kritik, atau nasehat....silakan sampaikan di sini. Terima kasih atas apresiasinya. Salam hangat selalu dari Lina. Oya, untuk lebih memudahkan berkomentar, gunakan Opera ya.