Blog ini...

sering gonta-ganti templete dan berisi cerita penting nggak penting saat terkena atau tidak terkena badai hormonal

Jumat, 09 Oktober 2009

come back

Dia pernah ada di sini. Di ruang tamuku yang biasa saja. Bercanda dan tertawa. Bercerita apa saja. Tentang hatinya, tentang pujaan hatinya, tentang mimpi-mimpinya. Dulu dia terbuka, mempercayaiku sedemikian rupa. Tentu saja aku merasa bermakna, dia mau menganggapku sebagai sahabat.

Lalu datanglah hari itu. Saat aku tak bisa berbuat apa-apa. Dia patah hati. Terluka hebat. Sementara aku hanya bisa mengatakan, sabar ya. Sebuah kata yang biasa meski dampaknya bisa sangat luar biasa. Sebenarnya aku ingin berbuat lebih dari itu, tapi aku bisa apa selain mendengarnya bercerita. Tidak banyak membantu menyembuhkan lukanya. Kali ini, aku merasa sangat tidak bermakna. Dia pun menjadi tertutup. Tidak lagi banyak bercerita, tidak lagi banyak bercanda. Dia membagi semua isi hatinya pada sepi. Membuatku merasa seperti orang tuli.

Suatu siang dia mengabarkan akan pergi ke negeri yang jauh. Baiklah, mungkin itu memang baik untuknya. Sekaligus melupakan sakit hatinya. Di sana dia akan menemukan banyak hal yang berarti. Tidak melulu tatu yang itu.

Dua tahun pun terlewati. Bagiku dia seperti bintang pagi. Hanya bisa ditemui sesekali, jika aku sengaja melongok ke langit timur. Begitu jauh tak tertempuh. Hatinya. Raganya. Kadang aku mencoba mengajaknya bercanda, yang keluar hanya senyuman yang setengah.

Hari ini dia di sini. Di ruang tamuku lagi. Waktu sedikit berbaik hati, memberi kami banyak kesempatan untuk bertukar cerita. Tidak lagi kulihat tatu yang dahulu. Matanya telah bersinar kembali, tawanya keras membahana, ceritanya mengalir seperti hujan deras. Barangkali di negeri jauh dia telah menemukan obatnya. Barangkali di sana dia banyak belajar. Saat ini aku merasa kembali bermakna. Dia telah kembali lagi. Raga. Dan hatinya. Menjadi sahabatku yang dahulu, ceria dan pemimpi.

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

13 komentar: on "come back"

Tisti Rabbani mengatakan...

kamu telah menjadi sahabat baginya...
tempat dimana ia nyaman berbagi cerita dgnmu...

semoga persahabatan kalian abadi, walau jarak membentang...

lina mengatakan...

iya mbak tisti. paling nggak enak kalo kehilangan sahabat....

Henny Y.Caprestya mengatakan...

jarak nggak selalu jadi masalah selama masih ada keterikatan satu sama lain.

turut berbahagia kalo sahabatmu bisa kembali ceria seperti dulu.
awet-awet ya persahabatnnya ^^

Iyut mengatakan...

Franklin Speaking ''Time will kill The Pain''..
She just need you there,in your place like past,present n forever..

Dj Tri mengatakan...

Mirip cerita fiksi/senetron...

hehehe... salam kenal
mampir ya di myblog
ok

Lolly mengatakan...

kangen ya?
lalu..sudah bercerita apa saja kalian? :)

Elsa mengatakan...

jadi ceritanya, si ruang tamu jadi saksi bisu. iya kan?
heheheheheheeee

liza fathiariani mengatakan...

sahabat yang baik.pasti temanmu senang banget bisa kenal dan menjadi sahabatmu..salam kenal ya

Eka Situmorang-Sir mengatakan...

I know what u mean non :) senyum sahabat yg telah sembuh lukanya itu begitu indah. Kita pun bahagia.

Bukankah itu arti sahabat? Dalam susah dan senang dijalani bareng2? ;)

QueeniieAngeLa mengatakan...

saya tahu persis bagaimana "kehilangan" sahabat. dan saya juga tahu persis bagaimana "menemukan sahabat" kembali! (kenapa saya malah curhat?? hahaha)

pokoknya saya turut senang. saya do'akan semoga persahabatannya tak lekang oleh waktu! :)

lina mengatakan...

@ Henny : iya, untung ada internet juga ya henn

@ iyut : not she, but he

@ DJ Tri : wah, kebetulan aja kali ya. sinetron yang mana tapinya ??

@ Lolly : banyak Lol, mau tahu..yuk gabung

@ Elsa: ga bisu kok, kadang ikutan nimbrung. Loh.

@ Liza fathiariani :salam kenal juga liza..

@ mbak eka :hem, betul...betul...senyum sahabat pasca terluka itu sangat dinantikan

@mbak Angela : wah...ga enak ya mbak kehilangan. tapi untung dah ketemu lagi...

Posting Komentar

Ingin berbagi opini, atau saran, atau kritik, atau nasehat....silakan sampaikan di sini. Terima kasih atas apresiasinya. Salam hangat selalu dari Lina. Oya, untuk lebih memudahkan berkomentar, gunakan Opera ya.