Blog ini...

sering gonta-ganti templete dan berisi cerita penting nggak penting saat terkena atau tidak terkena badai hormonal

Senin, 19 Oktober 2009

Episode Bersyukur



gambar : by anton subagyo


Ayah :
"Nduk, kamu tahu...kenapa Allah menimpakan banyak bencana sekarang ?"

Aku :
Menggeleng dan siap mendengarkan kenapanya

Ayah :
"Karena kita sudah sering mengabaikan nikmatnya. Merusak karunianya, membabat habis pohon-pohon, membunuh satwa-satwa, bahkan kadang membunuh saudara sendiri. Kita tidak mensyukuri apa yang diberikannya tapi malah memporak-porandakan. Kita terlalu konsumtif, memboroskan sumberdaya alam seenaknya. Jarang terpikir oleh kita bagaimana cara menjaga nikmat yang telah didapatkannya. Kita terus merasa kurang, membabat apa saja untuk memuaskan kebutuhan kita yang tak berkesudahan."

Aku :
"Tapi tidak semua orang berlaku seperti itu, Yah...lantas kenapa bencana itu menimpa kita semua ?"

Ayah :
"Kita sudah tidak lagi memiliki kepedulian, nduk. Seharusnya kita saling mengingatkan satu sama lain. Jika saudara kita berbuat seperti itu, kewajiban kita mengingatkannya. Demikian sebaliknya."

Aku :
"Jadi sekarang kita harus bagaimana, Yah ?" Mulai merasa panik. Terbayang puing-puing gedung yang ambruk, tubuh-tubuh yang tertindih tak sempat melarikan diri. Tangis dan jerit yang menyayat hati.

Ayah :
"Bersyukur atas semua karunianya, menjaga dan memelihara yang telah diberikannya. Jangan lupa juga, saling mengingatkan sesama saudara untuk terus berbuat kebaikan."

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

5 komentar: on "Episode Bersyukur"

Tisti Rabbani mengatakan...

saya jadi teringat percakapan yg selalu dilakukan dgn bapak (almarhum) dulu...

percakapan ringan tp selalu diselipi wejangan, (kini baru saya menyadari) bhw itulah "pembekalan hidup" utk saya.

*jd pengen bercakap2 dgn bapak lagi...hikz... :(

Tisti Rabbani mengatakan...

oya, mau bilang...
trims komennya...
*jd ingin memelukmu jugaaa....hikz*

Rumah Ide dan Cerita mengatakan...

Betul juga Mba mungkin semua bencana ini terjadi karna kurang bersyukur.
Dan saling mengingatkan penting seperti dalam surat Al Asr (tolong betulkan kalau penulisan suratnya salah.
SAlam kenal ya Mba.

lina mengatakan...

@ mbak tisti : mbak, kapan-kapan kalo aku ke jogja ketemuan yuk...biar bisa saling memeluk. hehehe...aneh ga ya....

@ Rumah ide dan cerita : kayanya dah bener...yah penulisaannya. makasi ya dah menyapaku...salam kenal jg

Eka Situmorang-SIr mengatakan...

Saling mengingatkan yah..
ya udh gue ingatkan ya bahwa duit @M itu belum ada :D

anw, rasa syukur memang dapat membuat banyak hal jadi lebih baik.

salam, EKA

Posting Komentar

Ingin berbagi opini, atau saran, atau kritik, atau nasehat....silakan sampaikan di sini. Terima kasih atas apresiasinya. Salam hangat selalu dari Lina. Oya, untuk lebih memudahkan berkomentar, gunakan Opera ya.